Peringatan Milad ke-117 Muhammadiyah menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat dakwah dan pengabdian dalam membangun kehidupan masyarakat yang maju dan berkeadaban. Mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa, Mencerahkan Semesta”, milad tahun ini mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan demi kemajuan bangsa Indonesia.
Sejak didirikan oleh Ahmad Dahlan pada tahun 1912 di Yogyakarta, Muhammadiyah hadir sebagai gerakan Islam berkemajuan yang berfokus pada dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial. Selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah melahirkan berbagai amal usaha seperti sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, hingga lembaga sosial yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Tema Milad ke-117 menegaskan bahwa kesejahteraan bangsa tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari kualitas pendidikan, kesehatan, moralitas, dan kepedulian sosial masyarakat. Muhammadiyah terus berupaya menghadirkan gerakan yang mencerahkan melalui dakwah yang menebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, membangun persatuan, dan memberikan solusi nyata bagi kehidupan umat.
Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan global, Muhammadiyah juga terus mendorong lahirnya generasi yang unggul, berilmu, dan berkarakter. Pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang mampu bersaing sekaligus tetap memiliki nilai keislaman dan kemanusiaan yang kuat.
Melalui momentum Milad Muhammadiyah ke-117, seluruh warga persyarikatan diharapkan dapat terus menjaga semangat dakwah, memperkuat kepedulian sosial, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan semangat “Memajukan Kesejahteraan Bangsa, Mencerahkan Semesta”, Muhammadiyah diharapkan terus menjadi gerakan yang membawa pencerahan dan kemajuan bagi Indonesia maupun dunia.



