Pare – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SPEMSAPA menyelenggarakan Seminar Pelajar dengan mengusung tema “Pelajar Berkemajuan, Pelajar Berdampak”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda pelantikan PR IPM SPEMSAPA sekaligus menjadi ruang belajar bagi peserta didik untuk memperluas wawasan mengenai peran dan kontribusi pelajar di tengah perkembangan zaman.

Dalam kegiatan tersebut, PR IPM SPEMSAPA menghadirkan Rosyad Faruq, S.Sos., yang pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Bidang Hubungan Internasional periode 2021–2023, sebagai narasumber.

Seminar ini dirancang untuk memberikan perspektif kepada pelajar bahwa menjadi pelajar tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pelajar juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan gagasan, membangun kepemimpinan, menghasilkan karya, serta mengambil peran dalam menghadirkan perubahan positif di lingkungan sekitarnya.

Melalui pengalaman dan wawasan narasumber dalam organisasi pelajar Muhammadiyah, peserta diajak untuk memahami pentingnya keberanian mengambil peran serta membangun kemampuan yang relevan dengan tantangan masa kini. Dunia yang semakin terhubung juga menuntut pelajar untuk memiliki wawasan yang luas, kemampuan berkomunikasi, serta kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitar.

Tema “Pelajar Berkemajuan, Pelajar Berdampak” menjadi pesan utama dalam kegiatan ini. Pelajar berkemajuan tidak hanya ditandai dengan kemampuan untuk mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, dan kemauan untuk menggunakan pengetahuan serta potensinya bagi kemanfaatan bersama.

Bagi PR IPM SPEMSAPA, seminar ini menjadi salah satu langkah untuk membangun budaya belajar dan berdiskusi di kalangan pelajar. Organisasi tidak hanya menjadi tempat untuk menjalankan program kerja, tetapi juga ruang untuk membentuk kepemimpinan, mengembangkan potensi, dan melatih pelajar agar berani menyampaikan gagasan.

Melalui kegiatan tersebut, PR IPM SPEMSAPA berharap lahir generasi pelajar yang tidak hanya berkemajuan dalam pemikiran, tetapi juga berdampak melalui karya dan tindakan nyata di sekolah, masyarakat, dan lingkungan yang lebih luas.