Bumi perkemahan Hizbul Wathan PasuruanPASURUAN, Jurnalistik SPEMSAPA — Suasana Bumi Perkemahan Hizbul Wathan Pasuruan, Jawa Timur, mendadak riuh dan penuh semangat sejak Rabu (28/10/2026). Kurang lebih 1.200 anggota Pandu Pengenal dari berbagai kabilah berkumpul untuk mengikuti perhelatan akbar Jambore Pengenal Hizbul Wathan (HW) 2026 yang berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tahunan ini menyuguhkan pengalaman yang berkesan dan padat karya. Sejak hari pertama, para peserta telah disuguhi serangkaian agenda yang dirancang untuk mengasah keterampilan kepanduan, fisik, serta kedisiplinan.
Hari Pertama: Registrasi, Pembekalan Wawasan, dan Pengenalan Kepanduan
Rangkaian acara dimulai pada Rabu pagi dengan proses registrasi, pengumpulan bahan pokok, pembagian nomor tenda, serta Upacara Pembukaan yang dilanjutkan dengan materi Wawasan Kebangsaan. Memasuki siang hingga sore hari, para peserta menerima berbagai pembekalan materi kepanduan yang interaktif, meliputi:
-
Pengenalan Peta Pita dan Pengenalan Reptil
-
Pengenalan Semaphore dan Baris-Berbaris Tongkat
-
Pengenalan Atribut Pengenal
Malam harinya, kehangatan perkemahan semakin terasa melalui penampilan Pentas Sen Pengenal Purwa/SD yang menampilkan beragam aksi bakat dari para peserta cilik.

Hari Kedua: Uji Keterampilan Lapangan, Baksos, dan Pentas Seni
Pada Kamis (29/10/2026), kegiatan diawali sejak fajar dengan ibadah shalat Subuh berjamaah dan Senam Indonesia Sehat. Sepanjang hari, fokus kegiatan diarahkan pada pendalaman keterampilan teknis kepanduan:
-
Praktik PBB Tongkat di pagi hari.
-
Pendalaman Semaphore, Peta Pita, dan Pembuatan Tandu P2HW pada siang hingga sore hari.
-
Aksi Bakti Sosial (Baksos) menjelang sore sebagai bentuk kepedulian sosial peserta.
Suasana malam kedua ditutup dengan panggung Pentas Seni yang meriah dan penuh keakraban antar-kabilah.
Hari Ketiga: Kerja Bakti dan Penganugerahan
Rangkaian kegiatan diakhiri pada Jumat (30/10/2026). Setelah shalat Subuh, para peserta bergotong royong melakukan aksi Bersih Lokasi perkemahan dan Senam Indonesia Sehat. Perhelatan resmi ditutup melalui Upacara Penutupan serta Pembagian Penghargaan bagi kabilah dan peserta berprestasi sebelum seluruh kontingen kembali ke daerah masing-masing pada pukul 10.00 WIB.
“Agenda JAMPANAL 2026 menjadi first expirience bagi saya. Banyak sekali hal hal baru yang saya lakukan disini. Seru bangeet pokoknya. Pengalaman baru, ilmu baru dan teman baru tentunya”, Ujar Yuma Shafira (13 tahun) salah satu peserta Pandu Pengenal asal Kabilah SMP Muhammadiyah 1 Babat.
Melalui kombinasi latihan keterampilan kepanduan, aksi sosial, dan panggung seni, Jambore Pengenal 2026 sukses mempererat tali silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai karakter kemandirian dan kebersamaan khas Hizbul Wathan.
Penulis: (Alilah Al Iffah Wicaksana dan Daliya Ufaira Nadhifa)



