PASURUAN, Jurnalistik SPEMSAPA — Perhelatan akbar Jambore Pandu Pengenal Hizbul Wathan (HW) 2026 resmi digelar di Pasuruan pada 28 hingga 30 Oktober 2026. Diikuti oleh lebih dari 1.200 peserta dari berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Timur, ajang ini dirancang bukan sekadar sebagai perkemahan biasa, melainkan ruang pembinaan karakter dan penguatan ideologi kader muda Muhammadiyah.

Selama tiga hari pelaksanaan, bumi perkemahan menjadi saksi pembentukan kedisiplinan dan kemandirian para pandu cilik. Kehidupan di alam terbuka menuntut setiap peserta mengurus kebutuhan pribadi maupun regu secara mandiri, mulai dari mendirikan tenda, mengatur jadwal kegiatan, hingga memasak bersama.

Mengasah Kepemimpinan dan Jiwa Sosial di Lapangan

Tidak hanya dilatih tangguh secara fisik saat menghadapi dinamika cuaca di lapangan, para peserta juga ditempa melalui simulasi kepemimpinan dan kerja sama tim. Berbagai perlombaan interaktif, simulasi pembuatan pertolongan pertama (P2HW), hingga pemetaan peta pita menuntut komunikasi aktif dan kekompakan antaranggota regu.

“Di sini kami belajar cara memimpin regu, mengambil keputusan cepat, dan saling percaya satu sama lain. Rasa lelah langsung hilang karena seru dan bisa menambah teman baru dari luar daerah,” ungkap salah satu pimpinan regu di lokasi kegiatan.

Penguatan Akidah dan Kepedulian Lingkungan

Sisi spiritual juga menjadi fondasi utama dalam perhelatan ini. Agenda perkemahan diintegrasikan secara intensif dengan rutinitas ibadah beregu, mulai dari salat berjamaah tepat waktu, kultum, hingga pendalaman nilai-nilai kepanduan HW.

Kedisiplinan ibadah tersebut berpadu dengan aksi nyata kepedulian lingkungan. Menjelang penutupan kegiatan, seluruh kontingen bergerak dalam aksi bersih lokasi perkemahan dan bakti sosial (baksos) sebagai wujud penerapan nilai ukhuwah Islamiyah dan cinta alam.

Melalui kombinasi ketangkasan lapangan, pembinaan spiritual, dan panggung keakraban, Jambore Pengenal HW 2026 sukses menjadi ruang pembelajaran luar kelas yang menyenangkan namun sarat makna. Ajang ini membuktikan komitmen Hizbul Wathan dalam menyiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, tangguh, dan berkemajuan.

Penulis: Rindang Istadzi