
Makassar menjadi saksi perhelatan akbar Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke-24 yang dilaksanakan pada 5–8 Februari 2026. Kegiatan nasional ini diikuti oleh perwakilan pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi IPM.
Mengusung tema “Membumikan Arah Baru IPM”, Muktamar ke-24 menjadi momentum penting bagi IPM untuk meneguhkan kembali peran pelajar Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman. Tema ini menegaskan komitmen IPM agar arah gerak organisasi tidak hanya berhenti pada tataran gagasan, tetapi benar-benar hadir dan berdampak nyata di tengah realitas pelajar dan masyarakat.
Selama empat hari pelaksanaan, Muktamar IPM ke-24 diisi dengan berbagai agenda strategis, mulai dari sidang-sidang pleno, pembahasan arah kebijakan organisasi, laporan pertanggungjawaban pimpinan pusat, hingga pemilihan pimpinan IPM periode selanjutnya. Selain itu, berbagai forum dialog, diskusi kebangsaan, dan penguatan ideologis turut menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan.
Melalui Muktamar ini, IPM diharapkan mampu merumuskan arah baru yang lebih progresif, kontekstual, dan relevan dengan dinamika pelajar saat ini, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. “Membumikan” arah baru berarti memastikan bahwa setiap kebijakan dan gerakan IPM dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh pelajar di tingkat ranting, cabang, hingga wilayah.
Muktamar IPM ke-24 di Makassar bukan hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga ruang konsolidasi ide dan semangat bagi pelajar Muhammadiyah untuk terus berkontribusi aktif dalam dunia pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan. Dengan semangat kolektif dan visi yang diperbarui, IPM melangkah menuju masa depan yang lebih berdampak dan bermakna.



